Kelompok Riset ini mempelajari bagaimana demokrasi kontemporer di Indonesia (bersamaan dengan sejumlah negara di Asia) mengalami krisis. Ini ditandai dengan meningkatnya kecenderungan otoriterisme, melemahnya institusi representatif, eksklusi berbasis etnis/gender/kelas. serta memburuknya perlindungan terhadap kelompok-kelompok rentan tersebut. Untuk itu Kelompok Riset ini mengkaji hubungan negara-masyarakat sipil, khususnya bagaimana masyarakat menegosiasikan posisi mereka dalam ruang demokrasi yang terfragmentasi, baik melalui praktik kewargaan, gerakan sosial, maupun ekspresi solidaritas baru melalui teknologi digital.