ALUMNI

Tracer Study Alumni Program Sarjana Sosiologi FISIP UI

Tracer study Program Sarjana Sosiologi FISIP UI dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai profil lulusan, proses transisi ke dunia kerja, serta relevansi pendidikan dengan bidang pekerjaan alumni. Hasil tracer study ini menjadi bagian dari upaya evaluasi berkelanjutan dalam peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan daya saing lulusan.

Profil Responden

Responden tracer study berasal dari mahasiswa yang masuk Program Sarjana Sosiologi FISIP UI pada rentang tahun 2017 hingga 2020. Mayoritas responden merupakan mahasiswa angkatan 2020 (28,7%), diikuti oleh angkatan 2019 (26,7%), 2018 (24,6%), dan 2017 (20%). Sebaran ini menunjukkan partisipasi yang relatif merata dari berbagai angkatan, sehingga data yang diperoleh cukup merepresentasikan profil lulusan dalam beberapa tahun terakhir.

Dari sisi tahun kelulusan, responden paling banyak lulus pada semester genap tahun akademik 2023–2024 (32,3%). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden merupakan lulusan relatif baru, sehingga data tracer study dapat mencerminkan kondisi terkini transisi lulusan ke dunia kerja.

Lama Studi

Hasil tracer study menunjukkan bahwa mayoritas alumni mampu menyelesaikan studi tepat waktu. Sebanyak 81% responden menyelesaikan studi dalam waktu 4 tahun, sementara 3,1% lulus dalam 3,5 tahun. Sisanya menyelesaikan studi dalam waktu lebih dari 4 tahun, dengan proporsi yang relatif kecil. Temuan ini menunjukkan efektivitas proses pembelajaran dan sistem akademik dalam mendukung penyelesaian studi sesuai dengan masa studi ideal.

Transisi ke Dunia Kerja

Lebih dari separuh responden (51,3%) mulai mencari pekerjaan sebelum lulus, sementara 47,2% mulai mencari pekerjaan setelah lulus. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar mahasiswa telah mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja sejak masa akhir studi. Dari segi waktu tunggu kerja, mayoritas alumni (72,3%) memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari 6 bulan setelah lulus. Sebanyak 19% mendapatkan pekerjaan dalam rentang 6–12 bulan, dan hanya 6,7% yang membutuhkan waktu lebih dari satu tahun. Data ini menunjukkan bahwa lulusan Program Sarjana Sosiologi memiliki daya serap yang cukup baik di dunia kerja.

Profesi dan Mobilitas Karir

Jenis pekerjaan alumni menunjukkan keragaman bidang profesi. Sebagian alumni bekerja sebagai peneliti di bidang selain ilmu sosial, (12,3%), analis di berbagai bidang (6,7%), peneliti sosial (6,2%), serta praktisi sosial (5,6%). Sebagian besar alumni bekerja di perusahaan swasta (60,5%), sementara 8,7% bekerja di instansi pemerintah, termasuk BUMN. Data ini menunjukkan bahwa sektor swasta masih menjadi tujuan utama lulusan, meskipun peluang berkarier di sektor publik juga tetap terbuka.

Dalam hal mobilitas pekerjaan, sebanyak 42,1% alumni belum pernah berganti pekerjaan sejak lulus, dan jumlah yang sama telah berganti pekerjaan sebanyak 1–2 kali. Sementara itu, 15,9% alumni telah berganti pekerjaan lebih dari dua kali. Pola ini mengindikasikan adanya dinamika adaptasi dan eksplorasi karier pada masa awal pasca kelulusan.

Kesimpulan

Secara umum, hasil tracer study menunjukkan bahwa lulusan Program Sarjana Sosiologi memiliki performa yang baik dalam menyelesaikan studi tepat waktu, transisi ke dunia kerja yang relatif cepat, serta kemampuan beradaptasi di berbagai bidang pekerjaan. Keragaman sektor dan jenis profesi alumni mencerminkan relevansi kompetensi sosiologi dengan kebutuhan dunia kerja. Temuan ini menjadi dasar penting bagi penguatan kurikulum, pengembangan pembelajaran berbasis kompetensi, serta peningkatan dukungan karier bagi mahasiswa dan alumni.