PENDIDIKAN

Program Magister

Overview

Program Magister Sosiologi Universitas Indonesia diselenggarakan untuk mengembangkan kompetensi sosiologis yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing dalam merespons dinamika sosial di tingkat nasional maupun global. Pembelajaran magister dibangun di atas landasan sosiologis yang menekankan transformasi sosial yang berkeadilan dan inklusif, dengan mengintegrasikan penguasaan teori, metode penelitian, serta etika akademik dan profesional. Sejarah Program Magister Sosiologi berakar pada pembentukan Program Pascasarjana UI pada awal 1990-an, yang kemudian menjadi bagian dari Departemen Sosiologi sejak awal 2000-an. Dalam perkembangannya, pembelajaran magister juga diperkaya melalui peminatan Kebijakan Pembangunan Sosial (KPS) yang menegaskan orientasi program pada analisis dan perumusan kebijakan berbasis kajian sosiologis.

Visi & Misi

Visi: 

Menjadi pusat pengembangan pendidikan Magister Sosiologi yang unggul dan berintegritas menuju masyarakat informasi yang inklusif dan berkeadilan.

 

Misi:

  1. Menghasilkan lulusan yang berintelektual dan berintegritas agar dapat berkontribusi bagi transformasi masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.
  2. Mengembangkan pendidikan magister sosiologi yang inovatif dan kritis berbasis klaster riset untuk mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi di bidang penelitian, publikasi dan pengabdian masyarakat.
  3. Mengembangkan atmosfir akademik yang menjunjung integritas dan prinsip inklusif.
  4. Mengembangkan jejaring akademik yang strategis untuk pengembangan sosiologi pada lingkup nasional dan internasional.

Capaian Pembelajaran Lulusan

  1. Mampu menganalisis isu dan kebijakan sosial berbasis teori sosiologi dan teori sosial serta mengajukan solusi dalam rangka transformasi sosial yang inklusif dan berkeadilan.
  2. Mampu mengelola penelitian sosial untuk pengembangan keilmuan dan kepentingan terapan, termasuk memberikan masukan pada kebijakan sosial yang memperhatikan prinsip inklusivitas dan keadilan sosial dengan memanfaatkan IPTEK termasuk penelitian digital.
  3. Mampu melakukan analisis kritis atas data penelitian dengan menggunakan ragam riset termasuk riset digital berbasis nilai integritas, keadilan sosial dan, kemanusiaan.
  4. Mampu mendiseminasikan hasil riset sosiologi melalui berbagai forum dan media akademik maupun non-akademik, baik di tingkat nasional dan internasional.
  5. Mampu menganalisis masalah sosiologis dan kebijakan sosial berbasis bukti (evidence based) dan berbasis riset (research based), untuk menyusun rekomendasi serta strategi intervensi serta pengembangan kebijakan sosial yang inklusif dan berkeadilan.

Prospek Profil lulusan Program Magister Sosiologi

Lulusan Program Magister Sosiologi Universitas Indonesia dipersiapkan sebagai sumber daya akademik dan profesional yang unggul, berintegritas, serta memiliki kemampuan analisis kritis berbasis perspektif sosiologis dengan pendekatan interdisiplin. Melalui penguasaan teori sosial, metode penelitian, dan etika akademik, lulusan mampu mengembangkan riset yang berorientasi pada solusi atas berbagai persoalan sosial, termasuk advokasi dan perumusan kebijakan sosial. Dengan orientasi pada transformasi sosial yang inklusif, lulusan Magister Sosiologi memiliki kapasitas untuk berkontribusi secara strategis di berbagai sektor dan bidang profesi.

Profil dan prospek profesi lulusan Magister Sosiologi meliputi:

  • Akademisi, yang berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan riset sosiologi di perguruan tinggi maupun lembaga pendidikan lainnya.
  • Analis Sosial, yang melakukan kajian dan analisis terhadap dinamika sosial untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan riset.
  • Perencana Sosial, yang terlibat dalam perancangan dan evaluasi program pembangunan serta kebijakan sosial yang berkeadilan dan inklusif.
  • Konsultan Sosial, yang memberikan rekomendasi strategis berbasis kajian sosiologis bagi pemerintah, lembaga swasta, maupun organisasi non-profit.
  • Advokat Sosial, yang berperan dalam penguatan advokasi, pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan kelompok rentan dalam rangka mendorong perubahan sosial.

Struktur Kurikulum

Mata kuliah Wajib Program Studi: 25

Mata Kuliah Wajib Peminatan Sosiologi: 12

Mata Kuliah Wajib Peminatan Kebijakan Pembangunan Sosial:12

Tesis: 16

Diseminasi Hasil Studi: 2

*) Angka tertera dengan satuan SKS

 

Total Beban Studi Peminatan Sosiologi dan Peminatan Kebijakan Pembangunan Sosial: 55 SKS


Info lengkap terkait struktur kurikulum dan distribusi Mata Kuliah tiap semester dapat di unduh pada link berikut: Buku Kurikulum 2025 – Program Magister Sosiologi