Departemen Sosiologi menyelenggarakan kegiatan turun lapangan dalam rangka Mata Kuliah Sosiologi Organisasi dan Birokrasi Digital dengan fokus riset berjudul “Risk Society on Awareness of Food Provision in Organizational Framework (Case of PERUM BULOG)”. Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Dr. Drs. Ricardi S. Adnan, M.Si, bersama Dr. Nadia Yovani, M.Si, sebagai bagian dari upaya penguatan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan.
Kunjungan lapangan dilaksanakan pada 15 April 2025 di Kantor Wilayah Perum BULOG DKI Jakarta dan Banten. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman empiris mengenai penerapan konsep risk society dalam kerangka organisasi publik, khususnya terkait distribusi dan pengelolaan pangan nasional. Mahasiswa diajak untuk mengaitkan teori sosiologi organisasi dan birokrasi digital yang dipelajari di kelas dengan praktik kelembagaan di lapangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan pemaparan dari pihak BULOG mengenai struktur organisasi, tantangan birokrasi, strategi pengelolaan risiko, serta pemanfaatan teknologi dalam sistem distribusi pangan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menggali dinamika organisasi publik secara lebih mendalam.
Selain itu, mahasiswa melakukan observasi langsung ke gudang BULOG untuk melihat proses penyimpanan, pengendalian kualitas, dan distribusi logistik pangan, serta mengamati praktik manajemen risiko yang diterapkan. Kunjungan juga dilakukan ke Boss Food, supermarket milik BULOG, guna memahami strategi pemasaran dan distribusi produk pangan kepada masyarakat. Selama kegiatan, mahasiswa melakukan wawancara dan pengumpulan data primer sebagai bagian dari proses riset.
Kegiatan ini menghasilkan berbagai luaran akademik, antara lain laporan pelaksanaan kegiatan, draf e-book, serta pengembangan kajian mengenai birokrasi digital dalam transformasi kebijakan organisasi BULOG. Melalui turun lapangan ini, mahasiswa tidak hanya memperkaya pemahaman akademik, tetapi juga mengasah kemampuan analisis kritis terhadap isu ketahanan pangan, organisasi publik, dan risiko sosial di era modern.